BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi penting dari Tim Penyuluhan Markas Besar (Mabes) TNI. Pertemuan strategis yang berfokus pada evaluasi dan penguatan Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal), khususnya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), ini berlangsung di Ruang Sekda Kabupaten Tanah Bumbu pada Rabu (9/9/2026) pagi.
Rombongan Tim Satgas Mabes TNI yang berhadir dipimpin oleh Kolonel Laut (K) Dr. dr. Hisnindarsyah bersama Kolonel Arh Hany Mahmudhi, Kapten Inf Pery Supendi, serta didampingi Pasiops Kodim 1022/Tanah Bumbu, Kapten Inf Sahlan Nurdibyanto. Kehadiran tim disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu, Yulian Herawati, S.E., M.M., CGCAE., CFrA.,CGRE
Dalam audiensi tersebut, Sekda Yulian Herawati menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian besar Mabes TNI terhadap wilayah Bumi Bersujud. Ia menegaskan bahwa Bupati Tanah Bumbu telah menginstruksikan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)—mulai dari Instansi BPBD, Damkar, Tim Tenaga Kesehatan hingga ke tingkat kecamatan untuk mendukung penanganan bencana.
“Laporan harian Poskodal hari ini menunjukkan titik api dalam kondisi normal. Sebelumnya, sekitar empat hari lalu, sempat terjadi Karhutla namun berhasil dipadamkan dengan cepat berkat kolaborasi solid antara TNI, Polri, pemerintah, dan pihak swasta,” ujar Yulian Herawati. Ia menambahkan, Pemkab terus mengevaluasi penanganan lapangan guna melengkapi peralatan pemadam dan kapasitas SDM yang diperlukan.
Sementara itu, perwakilan Tim Mabes TNI menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari arahan strategis Presiden RI terkait penguatan kerjasama Gulbencal hingga ke tingkat daerah. Berdasarkan UU tentang Operasi Militer Selain Perang (OMSP), TNI berkomitmen mendukung Pemda dalam melindungi wilayah dari ancaman Karhutla.
Dari hasil monitoring di lapangan, Tim Mabes TNI menilai kesiapan Pemkab Tanah Bumbu beserta seluruh stakeholders yang tergabung dalam Satgas Karhutla sudah berjalan sangat maksimal dan sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP). Hasil peninjauan ini akan menjadi referensi berharga untuk dilaporkan kepada pimpinan pusat.Sebagai langkah konkret, Mabes TNI juga telah menginstruksikan satuan jajaran di daerah, khususnya Kodim 1022/Tanah Bumbu dan Yonif TP 828/BWM, untuk tetap dalam kondisi siap siaga tinggi membackup penuh pencegahan dan penanggulangan Karhutla di Tanah Bumbu.(HSD/Sahlan/PenKodim1022)